Sebagai salah satu upaya tuk mengatasi penyebaran virus Corona, pemerintah dengan tegas mengumumkan pemberlakukan protokol kesehatan. Adapun protokol kesehatan yang ditegaskan oleh pemerintah, yakni larangan berkerumun, selalu mengenakan masker dengan sempurna, juga rutin melakukan cuci tangan atau hand sanitizer.

Kendati demikian, sejauh ini evaluasi yang dilakukan, nampaknya protokol kesehatan belum cukup efektif tuk memuntus rantai penularan Covid-19 ini. Bahkan, beberapa wilayah yang menerapkan PSBB atau lock down masih menemui jalan buntuk tuk menghilangkan pandemi ini.

Semenjak awal peredarannya di Wuhan, China, hingga kini bisa dikatakan semua negara di dunia memiliki masalah yang sama, yakni kematian akibat corona. Dengan kasus yang di angka jutaan kematian, maka corona menjadi momok menakutkan yang perlu segera diatasi. Dan cara yang dianggap paling efektif dan konkret, ialah pemberian Vaksin Covid 19. Sembari menunggu vaksinasi menyeluruh, kita mesti tahu fakta tentang Covid 19 ini agar tidak menyepelekannya.

Fakta Seputar Covid 19

Covid 19 bisa menipu tubuh

Hingga saat ini, tidak ada satu pun orang yang tahu awal seseorang terinfeksi virus ini. Karena gejala awal bisa saja tidak terlihat, namun dampaknya, virus ini akan menyebar ke paru-paru dan sangat menganggu sistem pernapasan.

Setiap orang bisa saja menganggap dirinya tidak terkena virus, namun siapa yang bisa menjamin bahwa Covid 19 benar-benar tidak berkembang dalam dirinya. Meski terlihat sehat, tidak menjadi jaminan bahwa orang tersebut bebas dari virus.

Penyebaran yang sangat cepat

Tahukah kamu, bahwa Covid 19 memiliki tingkat penyebaran yang luar biasa cepatnya. Cukup dengan kontak fisik saja, virus ini akan dengan mudahnya menempeli bagian tubuh seseorang, lalu menyebar hingga ke sistem pernapasan.

Selain kontak fisik, sudah menjadi fakta bahwa penyebaran yang umum terjadi yakni melalui bersin bagi penderitanya. Untuk itulah, penting bagi setiap orang untuk menjaga kondisi tubuh dari penularan virus ini dengan memakai masker, serta protokol lainnya. Terutama bagi mereka yang memiliki kondisi tubuh yang lemah, mudah sekali virus ini menjagkitnya.

Vaksin Covid-19

Hingga saat ini, pemerintah tengah menggencarkan pemberian Vaksin Covid 19 yang sudah mencapai tahap dua. Menurut pertimbangan dari pemerintah, vaksin akan diberikan dalam beberapa tahap, pun dengan sasaran yang berbeda prioritas.

Untuk awal vaksinasi, mereka yang menjadi peserta vaksin ialah tenaga kesehatan dan seluruh pekerja di rumah sakit. Apalagi, tenaga medislah yang bersinggungan langsung dengan pasien, baik yang sudah positif maupun pasien yang masih dicurigai.

Menurut informasi terkini, pemberian vaksin berikutnya akan menyasar para pekerja atau pedagang di pasar. Alasannya, pasar merupakan tempat yang sangat rawan terjadi penularan Covid 19, hal mana transaksi jual beli secara langsung memungkinkan kontak fisik tak terbantahkan.

Bukan hanya itu, terkadang para pedagang pasar tidak terlalu menghiraukan himbauan tuk taat protokol kesehatan. Banyak yang tak menggunakan masker, jarak pun tak terkendali, serta pola cuci tangan yang tidak teratur. Maka menyasar pedagang pasar dirasa sangat efektif. Menurut informasi yang beredar, setelah itu vaksinasi akan dilakukan kepada para siswa di sekolah dan ojek online.

Apakah kamu sudah divaksin? Apapun jawabannya, kita tetap harus menjaga sinergitas. Bagi yang belum, tetap terapkan protokol kesehatan, bagi yang sudah pun harus menerapkan protokol, karena tetap berpotensi menularkan.

Nah sembari menunggu proses vaksinasi final, kamu bisa menjaga kesehatan secara prima, salah satunya dengan menambah wawasan kesehatan yang bisa kamu akses secara gratis di Halodoc.com sebagai platform kesehatan digital terbaik.

By Tasya